3/22/2009

Reinkarnasi Semangat Hidup


hati memamng g pernah bisa boong dan gak mungkin akan bisa dipaksakan, mungkin itu adalah sebuah kalimat awal yang baru saja ku mengerti. terlintas dalam kehidupan yang tidak mudah untuk dipahami, karena membutuhkan pemikiran yang cermat dan teliti serta kesabaran dalam memahami semuanya.
perjalanan kehidupan memang sungguh misterius, kita tidak tahu apa yang akan terjadi didetik yang akan datang, ada kejadian apakah? dan akan seperti apakah? dan kita hanya bisa menerima semua itu, tapi yang pasti tidak akan jauh dari apa yang kita lakukan sekarang. semuanya berjalan seperti halnya waktu terus berputar dan tidak akan pernah kembali. sedangkan kita dituntut untuk bisa mensikapi hal2 yang akan terjadi, entah itu susah ataupun senang untuk kita, kita diharuskan bisa menerima semua itu, karena bagaimanapun itu adalah suatu hasil dari apa yang telah kita usahakan didetik yang telah lalu. terkadang memang sungguh tidak masuk akal dan membuat kita putus semangat ketika menjumpai sebuah keadaan yang pahit untuk kita, tapi cobalah kendalikan hati dan perasaan kita untuk berusaha tenang dan sabar dalam menjalani semua itu, terus mencoba untuk berfikir dengan berlogika maka kita akan menjumpai jawabannya.
hhhmmmm......
awalnya aku sempet setres dengan keadaan yang terjadi pada diriku, aku merasa tidak adil dengan semua ini, semuanya tidak seperti yang aku inginkan dan aku harapkan. harapan aku punah dengan kabar yang aku dapatkan, impian yang aku rancang selama 2 tahun pupus seketika dalam 2 minggu.
akan tetapi aku berfikir dan berusaha untuk dan mengikuti arus air yang mengalir, entah itu mau kemana aku ikuti saja, mencoba untuk berlapang dalam menerima kenyataan ini. setres mungkin udah wajar, dan aku memaklumi itu, karena kejadiannya seperti itu, dengan berusaha dan berfikir kearah yang positif, serta sedikit keyakinan pasti akan ada hikmah dibalik semua ini.
selama sebulan lebih seminggu aku mencoba untuk bersabar dan memang udah seperti direncanakan, karena pada bulan itu aku tidak ujian, klo ujian aku juga tidak yakin dengan hasilnya.hmmm... hidup... hidupp.... sungguh misteri.
Akhirnya dengan kesibukan aku malah bisa berfikir dan bisa melupakan rasa pahit itu, karena memang ternyata aku temukan obat penawarnya disitu... semoga ini akan abadi..

1/16/2009

Aku Lelah dan Sedih


huuuuuuuf.... Ya Allah.. beban apa lagi yang telah terjadi kepadaku? 14 Januari 2009; hari ini berakhir dengan sanget tragis dan menyesakkan hati, aku stres dengan seabreg pekerjaan dan kejadian yang membuat hati ini seperti tertusuk dan tercabik-cabik.

Semua pekerjaan dapat aku handle dengan semua kemampuan aku, tapi seabreg kejadian yang membutuhkan perasaan inilah yang membuat hati ini sakit hingga air mataku tak dapat kutahan lagi.... capek tenaga emang udah aku maklumin,, akan tetapi capek perasaan inilaah yang terlalu dalam menusukku. Adalah sebuah kewajaran jika dimalam hari itu aku ngantuk dan memang sudah seharusnya aku bisa tidur duluan tidak seperti temen2 yang laen bisa begadang, akan tetapi tidak begitu... rasa sakit yang menyasat di perasaan ini, hingga membuat aku tidak bisa tidur dan bahkan semua temen2 udah tidur akan tetapi aku belumm.

Aku streeees... bukan stres tenaga tetapi stres perasaan... yang semestinya tidak ada hubungannya dengan aku sama sekali, akan tetapi sebagai pengabdi aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh 'dia'. AKu semakin sakit dan bingung ketika melihat 'dia' terbengong dengan ditemani lagu2 sedih dan film kartun kesukaannya, walaupun umur 'dia' udah 21 tapi masih saja suka film kartun apalagi toom n jerry, dalam hatiku berkata : mungkin hanya itulah untuk sementara yang bisa menghibur dia. aaaah.. tapi perasaan aku tetep aja gak tega melihat kesedihan itu, sungguh aku bener2 gak tega melihatnya, mendengarkan lagu2nya saja aku udah mo nangis, apalagi merasakan perasaan itu sendiri.

Aku bingung mau mengambil sisi dan langkah yang mana? karena sejadiannya ini menyangkut temen2 akrab aku dan kurang enak gara2 posisi aku. satu sisi benar tapi disisi laen aku salah... aku semakin bingung ketika memilih diantara temen, posisi, dan 'dia'. sungguh keadaan yang membuat aku mati kaku, hhhuuuuff mendingan mati dari pada dalam keadaan dan perasaan seperti ini (pikiran terjelekku). Akan tetapi ini semua tanggung jawab aku, dan aku gak boleh lari dari masalah ini, dan aku harus menyelesaikannya sampai tuntas itu klo bisa, klo gak bisa yah sampai abis masa posisiku. dalam benakku masih saja berfikir "apakah aku tega meninggalkan semua masalah ini, dan lari begitu saja? apaah ini yg juga disebut manusia? huuuf... kebingungan, kebimbangan, dan rasa sakit mulai menggigitku. harus berbuat bagaimanakah aku? ditengah-tengah kebimbangan, masalah, dan perasaan yang tidak mengenakkan.

Ngerekok dulu ah....!!! sentakku dalam hati sambil teriak aaaaaaaaaaaaaaaaaa....!!! mungkin semua pada heran melihat diriku, akan tetapi ah cuek aja. egois biarin aja....!!! aku udah stress dengan ini semua, dengan keadaan dan kejadian yang menusukku, dan lagi2 rasa gak tega melihat keadaan 'dia'. 3 batang rokok djarum dengan secangkir kopi sudah nemenin perasaan aku, akan tetapi semuanya masih saja hampa tidak mengefek sama sekali, yang ada cuman ketenangan sesaat.

Aku hanya bisa mencoba menenangin dia, dengan ngobrol yang sesekali aku campur dengan ledekan biar 'dia' ketawa. emang dia ketawa akan tetapi tidak seperti senyum dan tawa yang aku kenal selama ini, senyumnya yang dulu aku rasa manis, akan tetapi dalam 3 hari ini terasa sedih, senyum yang terlihat terpaksa supaya bisa mengelabuhi aku, akan tetapi tetap aja aku tau gimana perasaan hatinya. sakit emang... aku bisa merasakan itu semua. dalam benakku berkata: betapa setresnya 'dia' ini. hanya lantunan doa dan sekelumit usaha yang bisa aku perbuat untuk dia, semoga 'dia' cepat mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan itu. Amieeen...

1/13/2009

I'm Not Okey...


12 Januari 2009, hari-hari yang sangat melelahkan aku, dengan segala aktifirtas dan tugas yang aku emban itulah hingga membuat aku kurang fit. mungkin gara-gara kecapekkan dan emang bener sih, karena emang aku kurang bgt alias minim tidurnya, kalaupun tdr pasti g lebih dari 5 jam, blm jg di tengah-tengah tidur pasti ada aja yang membangunkan aku, entah itu dapet telp atau ada orang yang dateng untuk membooking.

Dari mulai nyiapin kamar sampai bersih-bersih dan nunggu tamu bahkan administrasinya semua aku handle, capek sih capek.. but kelihatannya asik jg, walaupun terasa g enak badan.

05.00 (13/01/09) aku merasa sakit... pilek alias flu yang tiba2 membaut aku susah untuk nafas.. mungkin aku masuk angin.. tp aku harus bertahan sebentar g usah tdr soalny udah mo subuh, trs nyiapin sarapan. waaaa... g tdr lg.. abis nungguin tamu yang baru dateng jam 04.00... hari ini emang bener2 gila... baru sarapan tadi abis isya'.. trs malem g tdr... huuuuf... gak tau deh besok kek gmn badan gw... pasti klo made in china udah bobrok.. untungnya made in Tuhan.. jd yah masih aweet... dan semoga aku bisa selalu fit dengan seabreg tugas aku... Amien...

12/30/2008

Aku Merindukannya....!!!

Aku termenung ketika telah selesai ditelpon oleh kedua ortuku di saudi, aku g bisa bergerak ketika telponya tiba2 mati padahal pembicarannya belum final.sebuah kalimat yang terakhir itulah yang sulit untuk aku lupakan.
Aneh,,, aku merasakan hal aneh itu, kemaren aku di telpon beberapa kali setelah aku angkat akan tetapi selalu putus sendiri, sampe hal itu terulang hingga tak aku lupa berapa kalinya. akan tetapi tadi malem, akhirnya aku bisa mendengarkan suara dari kedua orang tuaku. dalam percakapannya aku mearasa biasa, nyante, g ada perasaan aneh.
basa-basi yang aku keluarkan pun tidak melampaui batas, karena emang tidak bisa aku pungkiri bahwa aku sangat meringdukannya, walapun ketika ibuku bertanya dan melarang : 'kamu g boleh merindukan kami nak" dengan sangat sulit aku coba menjawab untuk tegar :"sante mawon bu, kan aku sudah terbiasa jauh dari rumah. akan tetapi sebenernya rasa rindu ini sudah g bisa diibaratkan lagi, aku telah menahan rasa ini, tapi apa boleh buat.. gara2 visa g turun atau gara2 apa aku juga g tau, yang menurut rencana kita bisa ketemuan di makkah, akan tetapi harus mencoba untuk bersabar karena aku g dapet visa. sebuah rencana yang sudah kami buat sebelum aku berangkat ke negeri seribu menara ini kurang lebih sudah 3 tahun kami rencanakan, akan tetapi kenyataannnya belum bisa terpenuhi, kanda dalam bulan ini.
Aku bingung ketika ditawarin minta apaan, karena mungkin aku emang lg kosong g punya ide apa2... kemudian terselip kata jalabiah, yawdah aku pesen jalabiah aja,... :d

Akan tetapi ketika aku dimanati ini itu, demi menunjang semangat aku untuk belajar disini, dan aku pun meresapi apa yang ibuku dawuhkan, dengan perasaan terharu dan mengingat-ingat yang ibuku amanatkan hingga membuatku tertegun, hanya kata 'njeh' yang bisa aku ucapkan. akan tetapi ketika ibuku dawuh : ojo pacaran sek..." tiba2 pembicaraan terputus, aneh.... g tau tiba2 mati sendiri. apakah ini sebuah teka-teki? aku belum tau, blm bisa menyimpukan hal itu. semoga aku cepat bisa menemukan jawabanya.... AMieeen....